Tahapan Menulis Bagi Anak

Menulis merupakan rangkaian belajar selain membaca dan berhitung. Sehingga sejak dini anak perlu diajarkan dan dibimbing untuk mulai belajar menulis. Peran orang tua dalam perkembangan anaknya ini sangatlah pnting. Sehingg dalam hal tersebut orang tua harus paham tahapan-tahapan seperti apa yang akan di lalui oleh anaknya.

Ada beberapa tahapan menulis untuk anak-anak. Tahapan yang akan dilewati tersebut adalah sebagai berikut.

  • Tahap yang pertama ( Pre Communicative Writing ).
    Tahap yang pertama ini anak akan mulai berlajar memahami bahwa dalam nenulif huruf-huruf tersebut adalah sebuah kebutuhan dalam berkomunikasi. Anak akan mulai memperhatikan orang-orang di sekitar terlebih orang tua mereka. Ia akan mulai mencorat-coret yang sudah anak tersebut anggap sebagi menulis. Meski pada dasarnya tulisan tersebut tidak mampu dipahami oleh orang lain, dan mungkin hanya bisa ia pahami oleh dirinya sendiri.
  • Tahap yang ke dua ( semphonic writing ).
    Tahap yang kedua ini anak akan sudah semakin maju. Ia sudah akan mulai memhapi tentang huruf, bunyi denagn konsosan, dan komposisinya dalam sebuah kata. Namun, dalam tahan ini bisaanya orang sekitar belum mampu memahami apa yang anak tersebut tulis. Lain halnya jika sang anak menjelaskan dan membacakan apa yang telah ia tulis.
  • Tahap yang ke tiga ( phonic writing ).
    Tahapan selanjutnya adalah phonic wtiting. Sang anak akan mulai mengejak sebuah struktur kata yang sudah ia tulis sendiri. Meski pada dasarnya tulisan tersebut masih sangat sederhana.
  • Tahap yang ke empat ( transitional writing ).
    Pada tahapan ini anak akan mulai mengerti dan paham akan aturan-aturan bagi sandar ejaan tersebut. Dan sang anak akan mulai menulis sesuai dengan apa yang telah ia ketahui. Mulai bisa dalam merangkai kata sesuai dengan trandar ejaan tersebut.

Itulah empat tahap dalam menulis menurut Brown (1990:99).

Dalam lebih jelasnya Anda akan menemukan dimana fasa anak Anda menulis sebuah coretan acak dan tidak beraturan. Ini merupakan sebuah awal dalam tahap menulis. Bahkan biasanya anak-anak sedang belajar bagaimana dengan menggunakan dan menggenggam pensil dengan benar. Selanjutnya anak akan mulai menggambar berbagai coretan yang lebih terarah. Ini tebih terlihat seperti garis-garis atau titik-titik dija dipahami. Bentuk-bentuk tersebut biasanya akan terus diulang oleh sang anak. Namun, dalam bentuk tersebut belum saling berhubungan. Kemudian anak akan mulai menulis garis dan bentuk khusu seraca berulang-ulang. Ini akan membutuhkan bimbingan oleh orang dewasa.

Sehingga pemahaman anak tersebut menjadi lebih dalam hal menulis. Setelah tahap tersebut anak akan mulai menuliskan huruf-huruf. Dan yang seringkali ia tuliskan adalah nama dari mereka sendiri. Anak akan menulis huruf-huruf menyusun nama mereka sendiri, karena nama dari anak tersebut akan lebih menarik dibandingkan yang lainnya. dan yang pasti anak lebih mudah diingat. Meski pada tahap ini huruf-huruf masih terpencar dan belum disusun menjadai kata. Baru setelahnya mereka akan mulai berkembang menulis kata. Menyusun huruf-huruf yang sudah dipahami menjadi kata-kata yang mereka kenali. Setelah nama mereka sendiri yang sering ditulis, tahap selanjutnya anak biasanya akan mulai menulis kata-kata yang sering ia lihat atau baca.

Lingkungan yang ada disekitar anak tersebut menjadi media pembelajaran juga. Kemudian sang anak akan mulai mengenak ejaan. Ia akan menemukan caranya sendiri untuk menuangkan apa yang sudah dipahaminya dalam bentuk menulis. Baru setelahnya akan ada ejaan baku yang didapatkan anak-anak. Mereka mulai bisa menyusun kata-kata dan memisahkanya. Kurang lebih seperti itu bagaimana tahapan anak dalam belajar menulis.


Cara Cepat Mengajarkan Anak Menulis

Sejak dini anak-anak akan diajarkan bagaimana cara untuk menulis. Karena menulis sendiri merupakan hal penting yang harus dipelajari sejak masih anak-anak. Bagi orang tua bimbingan dalam menulis akan sangat diperlukan bagi akan.

Namun, dalm hal ini menngajarkan anak untuk menulis akan sangat membutuhkan kesabaran yang lebih. Pemilihan cara yang tepat juga sanagt dibutuhkan sehingga anak akan lebih cepat dalam belajar. Dalam hal ini juga akan ada banyak tahapan yang dilakukan. Ini berkaitan dengan umur anak-anak itu sendiri. Ada hal yang perlu diperhatikan sebelum mengajarkan anak-anak untuk menulis. Yaitu kemampuan motorik anak yang harus diperhatikan.

Hal ini tidaklah lain karena kemampuan motorik anak akan berpengaruh besar dalam kegiatan menulis tersebut. Tidak adanya unsur pemaksaa juga sangat penting dalam kegiatan mengajarkan menulis ini. Karena jika adanya unsur pemaksaat cenderung akan membuat anak menjadi takut dan tidak bisa menyerap apa yang sudah diajarkan.

Dalam melatih kemampuan menulis seorang anak, orang tua bisa melakukan berbagai hal. Dan berikut merupakan cara untuk mengajarkan anak menulis.

Gunakan metode yang menyenangkan

Anak kecil seringkali merasa cepat bosan dengan suatu hal yang dikerjakannya. Sehingga dalam mengajarkan anak menulis perlu metode yang tepat. Pilih metode yang menyenangkan dan disukai anak tersebut. Sehingga anak tidak cepat bosan dan cepat belajar.

Penggunaan pensil

Sebelum Anda mulai mengajarkan anak untuk menulis, hal yang harus Anda lakukan adalah mengajari anak tersebut untuk menggenggang pensil dengan benar. Sehingga itu akan membuat anak mudah dan nyaman dalam menulis. Selain itu ada baiknya saat belajar menulis anak diberikan pensil yang pendek. Karena pensil pendek lebih mudah digenggam dan juga seimbang di jari anak-anak.

Berlatih di mana saja dan kapan saja

Mengajak anak untuk belajar menulis bisa dilakukan kapan saja dan dimana saja tentunya. Ada baiknya saat mood anak tersebut sedang baik itu akan lebih memudahkan dalam proses pembelajaran. Anda juga bisa mengajari dengan menulis secara membayangakan. Anak Anda bisa membayangkan bagaimana tulisan yang akan ditulis baru kemudian dituangkan dalam kertas. Akan lebih mempercepat proses belajar.

Baca Juga: Manfaat Menulis Bagi Anak Usia Dini

Biarkan Andak menulis sesuai keinginan

Jangan sampai Anda membatasi kreasi anak Anda dalam menulis. Biarkan apa saja ditulis oleh anak Anda. bahkan jika itu hanya sekedar mencorat-coret kertas tersebut. Karena anak masih akan banyak mengembangkan imajinasi yang mereka miliki, sehingga semakin akan lebih sabar dalam melatih keseriusan anak akan lebih berlanjut.

Berikan sebuah pujian

Seorang anak akan merasa senang saat mereka dipuji. Sehingga Anda bisa memberikan sebuah pujian kepada anak atas hasil tulisan mereka. Ini akan memicu akan untuk lebih berlatih lagi dan dapat meningkatkan mood mereka dalam belajar. Mereka akan lebih termotivasi lagi untuk menulis kembali.

Belajar sambil bermain

Anak-anak akan menyukai bermain. Sehingga cara paling efektif dalam melatih menulis kepada anak. Bisa Anda gunakan permainan yang disukai anak tersebut kemudian menghubungkannya dengan tulis menulis. Dan yang terpenting adalah komunikasi Anda dengan anak tersebut sangat diperlukan. Aktif dalam memberikan bimbingan, sehingga anak lebih mudah mencerna apa yang akan ditulis. Dominoqq

Dan itulah beberpa cara yang bisa dilakukan saat akan mengajarkan anak menulis. Namun, dalam berlatih tidaklah secara instan bisa langsung seperti yang diinginkan. Perlu ketelatenan dan juga kesabaran dalam mengajarkan. Sehingga jangan sampai orang tua bosan-bosan dalam membimbing anaknya.