Tips Menulis Bermodalkan Nekat

Penulis dan menulis ialah dua kata yang sangat erat dikaitkan dengan berbagai macam buku. Setiap terdapat buku yang rilis pasti setiap orang akan langsung menanyakan siapa pembuatnya dan bagaimana isi dari buku tersebut. Khususnya yang sering dicari-cari siapa pembuatnya ialah buku dalam bentuk novel.

Menulis Perlu Menguasai EYD

Setiap rilis novel terbaru pasti seseorang akan bertanya seperti itu atau yang sering disebut spoiler. Penulis sendiri ialah seseorang yang menulis sebuah buku, artikel, dan apa pun yang memiliki nilai sastra dianggap sebagai penulis. Jadi, tidak setiap penulis yang handal membolak-balik kan kata. Mereka juga ada yang sedang belajar menulis dan belum mahir dalam urusan sastra khususnya tulis. Dalam menulis seseorang tidak harus yang handal dalam membolak-balik kan kata namun, semua orang bisa menjadi penulis asalkan mereka berusaha dan selalu mendengarkan pendapat orang lain. Seseorang tidak perlu kuliah terlebih dahulu jika ingin menulis. Mereka bisa memulai menulis kapan pun karena menulis tidak serta merta harus menguasai EYD. Mereka dapat mencurahkan semua unek-uneknya atau perasaannya dengan menulis. Karena salah satu cara paling ampuh saat perasaan sedang kacau selain berdoa adalah menulis. Kita dapat mencurahkan semua yang kita rasakan dengan tulisan atau yang sering disebut diary. Jadi, kita tidak perlu menguasai EYD saat kita akan menulis. Namun apabila kita dapat menguasai EYD akan lebih baik lagi karena tulisan yang kita buat pasti akan berbobot dan bermutu lagi.

Menulis Perlu Menguasai EYD

Salah satu penulis yang terkenal di pecinta novel khususnya anak muda ialah Terre Liye. Orang yang lahir dari pedalaman Sumatra ini membuktikan bahwa daerah pedalaman dapat lebih maju. Berkat salah satu novel yang diangkat di layar lebar membuat nama Terre Liye semakin melambung tinggi diikuti dengan karya novel-novel selanjutnya. Jika mengulas mengenai riwayat pendidikannya, ia bukan berasal dari jurusan sastra ataupun Bahasa namun ia berasal dari jurusan Ekonomi Universitas Indonesia. Suatu hal yang bertolak belakang bukan. Jadi, benar apabila seseorang tidak harus menunggu hingga masuk ke Universitas bahasa baru ia bisa menjadi penulis. Ini membuktikan bila anak SD, SMP, SMK pun bisa menjadi seorang penulis apabila mereka memiliki usaha, kerja keras dan imajinasi yang tinggi.

Untuk itu ini lah tips dengan modal nekat.

  1. Berani mencoba hal yang baru

Seseorang yang berani mencoba hal yang baru pasti seseorang yang optimis. Mereka tidak takut akan kegagalan, untuk itu mereka berani memutuskan untuk mencoba suatu hal yang baru atau pun tidak serta merta berada dalam titik nyamannya. Orang yang seperti ini biasanya akan berhasil dalam dunia barunya karena kerja keras dan semangat yang dimilikinya bahkan mungkin mereka akan menetap pada suatu hal itu khusunya menulis.

  1. Tidak banyak alasan

Maksud dari ini adalah seorang penulis tidak perlu berpikir terlalu jauh dan terlalu tinggi saat akan menulis. Tulisnya semua yang terdapat pada pikiran pasti lama kelamaan imajinasi akan muncul dengan sendirinya bersamaan dengan kalimat-kalimat yang telah dituliskan sebelumnya.

  1. Gemar menjari ilmu

Walaupun Anda bukan seorang lulusan bahasa atau bahkan Anda masih sekolah namun, jangan pesimis dengan pendidikan Anda. Selagi Anda masih bisa mencari ilmu untuk memperindah tulisan Anda carilah ilmu sebanyak-banyaknya agar tulisan yang Anda tulis berbobot.

  1. Tidak memandang semua sulit

Orang yang berpikir bahwa semua yang ia alami pasti bisa ia lewati dengan baik pasti ia akan selalu optimis. Mereka selalu berusaha dan yakin bahwa menulis bisa ia lakukan tanpa harus kuliah bahasa terlebih dahulu.

Tahapan Menulis Bagi Anak

Menulis merupakan rangkaian belajar selain membaca dan berhitung. Sehingga sejak dini anak perlu diajarkan dan dibimbing untuk mulai belajar menulis. Peran orang tua dalam perkembangan anaknya ini sangatlah pnting. Sehingg dalam hal tersebut orang tua harus paham tahapan-tahapan seperti apa yang akan di lalui oleh anaknya.

Ada beberapa tahapan menulis untuk anak-anak. Tahapan yang akan dilewati tersebut adalah sebagai berikut.

  • Tahap yang pertama ( Pre Communicative Writing ).
    Tahap yang pertama ini anak akan mulai berlajar memahami bahwa dalam nenulif huruf-huruf tersebut adalah sebuah kebutuhan dalam berkomunikasi. Anak akan mulai memperhatikan orang-orang di sekitar terlebih orang tua mereka. Ia akan mulai mencorat-coret yang sudah anak tersebut anggap sebagi menulis. Meski pada dasarnya tulisan tersebut tidak mampu dipahami oleh orang lain, dan mungkin hanya bisa ia pahami oleh dirinya sendiri.
  • Tahap yang ke dua ( semphonic writing ).
    Tahap yang kedua ini anak akan sudah semakin maju. Ia sudah akan mulai memhapi tentang huruf, bunyi denagn konsosan, dan komposisinya dalam sebuah kata. Namun, dalam tahan ini bisaanya orang sekitar belum mampu memahami apa yang anak tersebut tulis. Lain halnya jika sang anak menjelaskan dan membacakan apa yang telah ia tulis.
  • Tahap yang ke tiga ( phonic writing ).
    Tahapan selanjutnya adalah phonic wtiting. Sang anak akan mulai mengejak sebuah struktur kata yang sudah ia tulis sendiri. Meski pada dasarnya tulisan tersebut masih sangat sederhana.
  • Tahap yang ke empat ( transitional writing ).
    Pada tahapan ini anak akan mulai mengerti dan paham akan aturan-aturan bagi sandar ejaan tersebut. Dan sang anak akan mulai menulis sesuai dengan apa yang telah ia ketahui. Mulai bisa dalam merangkai kata sesuai dengan trandar ejaan tersebut.

Itulah empat tahap dalam menulis menurut Brown (1990:99).

Dalam lebih jelasnya Anda akan menemukan dimana fasa anak Anda menulis sebuah coretan acak dan tidak beraturan. Ini merupakan sebuah awal dalam tahap menulis. Bahkan biasanya anak-anak sedang belajar bagaimana dengan menggunakan dan menggenggam pensil dengan benar. Selanjutnya anak akan mulai menggambar berbagai coretan yang lebih terarah. Ini tebih terlihat seperti garis-garis atau titik-titik dija dipahami. Bentuk-bentuk tersebut biasanya akan terus diulang oleh sang anak. Namun, dalam bentuk tersebut belum saling berhubungan. Kemudian anak akan mulai menulis garis dan bentuk khusu seraca berulang-ulang. Ini akan membutuhkan bimbingan oleh orang dewasa.

Sehingga pemahaman anak tersebut menjadi lebih dalam hal menulis. Setelah tahap tersebut anak akan mulai menuliskan huruf-huruf. Dan yang seringkali ia tuliskan adalah nama dari mereka sendiri. Anak akan menulis huruf-huruf menyusun nama mereka sendiri, karena nama dari anak tersebut akan lebih menarik dibandingkan yang lainnya. dan yang pasti anak lebih mudah diingat. Meski pada tahap ini huruf-huruf masih terpencar dan belum disusun menjadai kata. Baru setelahnya mereka akan mulai berkembang menulis kata. Menyusun huruf-huruf yang sudah dipahami menjadi kata-kata yang mereka kenali. Setelah nama mereka sendiri yang sering ditulis, tahap selanjutnya anak biasanya akan mulai menulis kata-kata yang sering ia lihat atau baca.

Lingkungan yang ada disekitar anak tersebut menjadi media pembelajaran juga. Kemudian sang anak akan mulai mengenak ejaan. Ia akan menemukan caranya sendiri untuk menuangkan apa yang sudah dipahaminya dalam bentuk menulis. Baru setelahnya akan ada ejaan baku yang didapatkan anak-anak. Mereka mulai bisa menyusun kata-kata dan memisahkanya. Kurang lebih seperti itu bagaimana tahapan anak dalam belajar menulis.

Cara Cepat Mengajarkan Anak Menulis

Sejak dini anak-anak akan diajarkan bagaimana cara untuk menulis. Karena menulis sendiri merupakan hal penting yang harus dipelajari sejak masih anak-anak. Bagi orang tua bimbingan dalam menulis akan sangat diperlukan bagi akan.

Namun, dalm hal ini menngajarkan anak untuk menulis akan sangat membutuhkan kesabaran yang lebih. Pemilihan cara yang tepat juga sanagt dibutuhkan sehingga anak akan lebih cepat dalam belajar. Dalam hal ini juga akan ada banyak tahapan yang dilakukan. Ini berkaitan dengan umur anak-anak itu sendiri. Ada hal yang perlu diperhatikan sebelum mengajarkan anak-anak untuk menulis. Yaitu kemampuan motorik anak yang harus diperhatikan.

Hal ini tidaklah lain karena kemampuan motorik anak akan berpengaruh besar dalam kegiatan menulis tersebut. Tidak adanya unsur pemaksaa juga sangat penting dalam kegiatan mengajarkan menulis ini. Karena jika adanya unsur pemaksaat cenderung akan membuat anak menjadi takut dan tidak bisa menyerap apa yang sudah diajarkan.

Dalam melatih kemampuan menulis seorang anak, orang tua bisa melakukan berbagai hal. Dan berikut merupakan cara untuk mengajarkan anak menulis.

Gunakan metode yang menyenangkan

Anak kecil seringkali merasa cepat bosan dengan suatu hal yang dikerjakannya. Sehingga dalam mengajarkan anak menulis perlu metode yang tepat. Pilih metode yang menyenangkan dan disukai anak tersebut. Sehingga anak tidak cepat bosan dan cepat belajar.

Penggunaan pensil

Sebelum Anda mulai mengajarkan anak untuk menulis, hal yang harus Anda lakukan adalah mengajari anak tersebut untuk menggenggang pensil dengan benar. Sehingga itu akan membuat anak mudah dan nyaman dalam menulis. Selain itu ada baiknya saat belajar menulis anak diberikan pensil yang pendek. Karena pensil pendek lebih mudah digenggam dan juga seimbang di jari anak-anak.

Berlatih di mana saja dan kapan saja

Mengajak anak untuk belajar menulis bisa dilakukan kapan saja dan dimana saja tentunya. Ada baiknya saat mood anak tersebut sedang baik itu akan lebih memudahkan dalam proses pembelajaran. Anda juga bisa mengajari dengan menulis secara membayangakan. Anak Anda bisa membayangkan bagaimana tulisan yang akan ditulis baru kemudian dituangkan dalam kertas. Akan lebih mempercepat proses belajar.

Baca Juga: Manfaat Menulis Bagi Anak Usia Dini

Biarkan Andak menulis sesuai keinginan

Jangan sampai Anda membatasi kreasi anak Anda dalam menulis. Biarkan apa saja ditulis oleh anak Anda. bahkan jika itu hanya sekedar mencorat-coret kertas tersebut. Karena anak masih akan banyak mengembangkan imajinasi yang mereka miliki, sehingga semakin akan lebih sabar dalam melatih keseriusan anak akan lebih berlanjut.

Berikan sebuah pujian

Seorang anak akan merasa senang saat mereka dipuji. Sehingga Anda bisa memberikan sebuah pujian kepada anak atas hasil tulisan mereka. Ini akan memicu akan untuk lebih berlatih lagi dan dapat meningkatkan mood mereka dalam belajar. Mereka akan lebih termotivasi lagi untuk menulis kembali.

Belajar sambil bermain

Anak-anak akan menyukai bermain. Sehingga cara paling efektif dalam melatih menulis kepada anak. Bisa Anda gunakan permainan yang disukai anak tersebut kemudian menghubungkannya dengan tulis menulis. Dan yang terpenting adalah komunikasi Anda dengan anak tersebut sangat diperlukan. Aktif dalam memberikan bimbingan, sehingga anak lebih mudah mencerna apa yang akan ditulis. Dominoqq

Dan itulah beberpa cara yang bisa dilakukan saat akan mengajarkan anak menulis. Namun, dalam berlatih tidaklah secara instan bisa langsung seperti yang diinginkan. Perlu ketelatenan dan juga kesabaran dalam mengajarkan. Sehingga jangan sampai orang tua bosan-bosan dalam membimbing anaknya.

Manfaat Menulis Bagi Anak Usia Dini

Budaya menulis, secara umum memiliki banyak sekali manfaat. Selain dapat digunakan sebagai media penyalur emosi ataupun mengekspresikan diri, menulis juga dapat membuat seseorang untuk mulai mengungkapkan opini, melatih kesabaran, mengasah komitmen, dan masih banyak lagi.

Menulis Dapat Mengembangkan Kreativitas Seorang Anak

Seperti menggambar ataupun melukis, menulis ini juga memiliki manfaat untuk melatih kreativitas dan mengembangkan imajinasi seseorang. Oleh karena itu Anda sebagai orang tua masa kini harus mulai memperhatikan kemampuan dari membaca dan menulis yang sangat diperlukan untuk menunjang kegiatan anak-anak Anda di bidang akademik. Anda harus mulai mencari cara supaya anak Anda bisa bahkan memiliki kegemaran untuk membaca dan menulis tanpa harus membuat mereka merasa tertekan dan stres. dewa poker

Dengan begitu menanamkan minat baca dan tulis juga sangat penting dilakukan. Dewasa ini banyak cara menyenangkan yang dapat dilakukan untuk menimbulkan minat baca dan tulis pada anak usia dini. Selain manfaat untuk menunjang kegiatan akademik membaca dan menulis ini juga memiliki banyak manfaat lain, diantaranya adalah sebagai berikut :

1. Mengenal huruf lebih cepat.

Seorang anak yang belajar menulis sejak dini akan lebih cepat mengenali huruf dan memudahkan mereka untuk belajar membaca dan mengeja. Hasil riset yang telah dilakukan oleh para ahli pun menyebutkan bahwa dengan menulis ini anak-anak mampu menggeneralisasikan ide-ide saat mengarang sebagai bahan menulis.

2. Media penghapus stress.

Seorang anak yang merasa tertekan dengan beban pelajaran di sekolah ataupun masalah lain dapat menghilangkan perasaan tersebut dengan cara menulis. Hal tersebut karena tidak setiap anak mampu mengungkapkan masalah yang dihadapinya dengan baik. Oleh karena itu, di sinilah peran dari menulis. Anak-anak yang selesai menulis akan merasakan kelegaan karena dapat berbagi cerita meski hanya melalui tulisan.

3. Melatih kesabaran anak.

Dengan menulis, seorang anak dapat menyalurkan dan mengeluarkan setiap emosi yang dirasakannya. Oleh karena itu apabila anak sedang mengalami emosi seperti marah, kesal, resah atau sedih otomatis hal tersebut akan menjadi stabil dengan mengeluarkan emosi tersebut lewat menulis.

4. Belajar merangkai kata.

Menulis diawali dari satu atau dua kata. Seperti seorang anak apabila mengungkapkan perasaannya maka akan menulis Aku Sedih. Dimulai dari beberapa kata itulah tulisan anak dapat berkembang sesuai imajinasi yang mereka inginkan.

5. Menjadi bekal bagi masa depan anak.

Semua profesi di dunia ini membutuhkan keahlian menulis. Oleh karena itu, apabila anak sudah terbiasa menulis sejak kecil, maka mereka akan sangat tertolong apabila ingin menulis berbagai tulisan yang mereka butuhkan kelak di masa depan.

6. Menambah ilmu dan wawasan.

Seorang anak yang memiliki kegemaran menulis umumnya juga akan memiliki kegemaran dalam bidang membaca. Dengan begitu, apabila mereka menggabungkan dua kemampuan ini, maka otomatis ilmu dan wawasan mereka akan berkembang dengan sangat baik dan luas.

7. Belajar mengeluarkan pendapat dengan cara yang bijak.

Berbeda dengan berbicara yang tidak dapat ditarik lagi apabila telah diucapkan, menulis bisa dihapus kembali hingga seseorang mendapatkan kalimat yang mereka inginkan. Maka dari itu apabila seorang anak berusaha mengungkapkan sesuatu, mereka bisa berkata dengan bijak dengan cara menulis terlebih dahulu.

Baca Juga: Cara Mengajari Anak Menulis Yang Mudah Dan Menyenangkan

Mengetahui berbagai benefit dari seorang anak yang belajar menulis, Anda sebagai orang tua juga dapat membantu mengembangkan kemampuannya anak di bidang menulis. Anda dapat mendukung mereka dengan cara mengikutsertakan anak-anak dalam workshop kepenulisan yang ditujukan khusus untuk anak-anak atau Anda dapat mengajari anak Anda dirumah.

Trik Menulis Artikel Lebih Cepat Dari Biasanya

Terkadang menulis artikel tidak perlu terlalu banyak kata-kata. Agar sebuah tulisan dapat dikatakan sebagai artikel maka harus mengandung 200 kata hingga 1500 kata. Jika sebuah tulisan melebihi jumlah kata dari yang ditentukan berarti tidak dapat dianggap sebagai karangan artikel. Sebenarnya menulis sebuah artikel tidak perlu membutuhkan waktu yang lama untuk menyelesaikannya.

Berikut trik menulis artikel lebih cepat dari biasanya yang wajib kalian ketahui

Tetapi, ketrampilan menulis artikel secara cepat itu juga tergantung dari konten atau topik yang akan ditulis. Topik yang mudah dan dipahami oleh sang penulis pasti tidak membutuhkan waktu lama untuk menyelesaikannya. Berbeda dengan tulisan dengan tema/topik yang tidak dikuasai oleh sang penulis. Pasti artikel tersebut akan membutuhkan waktu yang lama untuk menyelesaikannya. Pada dasarnya menulis harus dijadikan ketrampilan utama bagi semua orang. Melalui sebuah tulisan berbagai pengalaman dan fakta-fakta bisa disebarkan atau diabadikan pada sercacik kertas. Tulisan-tulisan itulah yang nantinya dapat bermanfaat dan sebagai sumber informasi bagi orang lain. Walaupun, menulis menjadi ketrampilan dasar yang wajib bisa dilakukan oleh semua orang. Kenyataannya menulis sebuah karangan, seperti buku pengetahuan, novel, artikel, berita, cerpen, dan buku dongeng pasti membutuhkan teknik-teknik pembelajaran khusus agar tulisan tersebut dapat dibedakan dan dipahami oleh para pembaca dengan mudah. bola88

Seorang penulis yang ingin menyelesaikan tulisan artikelnya secara cepat wajib untuk menerapkan trik menulis ide yang tiba-tiba terlintas dalam pikiran. Jika kita sudah mengetahui atau menguasai tema yang akan ditulis. Lebih baik langsung menuliskan kalimat-kalimat yang sempat terlintas dalam pikiran sebelum lupa. Setelah terbiasa menuliskan ide yang terlintas terlebih dahulu. Barulah para penulis mempelajari gagasan pokok yang pembahasannya secara terstruktur sesuai dengan judul. Keseringan menghapus kata dengan menekan tombol backspace ternyata menjadi salah satu kebiasaan buruk yang harus dihindari. Saat seorang penulis terlalu sering menekan tombol backspace akan berdampat mengulur-ulur waktu dan hasilnya artikel tidak akan selesai-selesai. Menghapus kata hanya diperlukan ketika kalimat yang kita tuliskan tidak nyambung. Namun, apabila hanya ada tulisan typo atau salah ketik sebaiknya lakukan pada saat akan mengedit artikel. Setelah semua ide tercurahkan pada tulisan dan dirasa cukup memberikan infonya. Maka, para penulis wajib mengedit artikel guna mengubah kata-kata yang salah dan memperbaiki kalimat rancu.

Seorang Penulis Akan Membawa Suasana Hati Dalam Menulis Hasil Karya

Seorang penulis juga perlu mengikuti suasana menulis seperti angin dan air. Maksudnya, ide-ide yang akan kita tulis pasti mengalir dengan sendirinya tanpa harus mendorong ataupun memaksakan diri. Dan seorang penulis juga harus menghanyutkan diri dalam karangannya agar bisa menyatu dengan tulisan dan memahami maksud apa yang ingin disampaikan kepada khalayak umum. Seseorang yang memiliki ketrampilan menulis dengan baik bahkan sudah mengetahui trik dan teknik rahasianya akan menjadi sia-sia jika tidak dipraktekan secara terus-menerus. Jadi, bagi para penulis yang sudah profesional maupun pemula sangat wajib untuk mengasah ketrampilan menulisnya agar tidak lupa dan tetap bisa menulis secara cepat. Itulah beberapa trik dan teknik rahasia yang harus kalian lakukan saat menulis artikel agar dapat menyelesaikannya secara cepat. Ketrampilan menulis artikel dengan cepat akan menjadi mudah dilakukan jika sudah dibiasakan. Semoga artikel ini dapat bermanfaat bagi semua orang yang sedang berkecimpung di dunia menulis. Trik-trik diatas bisa dicoba oleh semua kalangan baik seorang penulis, pemula ataupun masyarakat biasa. Selamat mencoba dan jangan pantang menyerah!

Baca Juga: Ingin Tulisan Rapi Dan Enak Dilihat? Simak Ulasannya di Bawah Ini