Cara Yang Benar Untuk Mengajari Anak Balita Membaca

Membaca adalah pelajaran penting yang harus diajarkan kepada anak sejak dini. Kebanyakan orang tua pasti menganggap bahwa membaca bisa diajarkan ketika anak sudah menginjak bangku sekolah. Anggapan ini tidak sepenuhnya salah. Namun alangkah baiknya jika anak diajari membaca sejak dini. Pada usia yang masih sangat muda, anak-anak justru akan lebih mudah menyerap pelajaran yang diberikan, termasuk membaca. Anak-anak akan mudah menangkap pelajaran yang diberikan. Hanya saja mengajari anak balita membaca haruslah dengan menggunakan metode yang tepat. Sehingga anak bisa mudah menangkap pelajaran yang diberikan. Mengajari anak membaca ini bisa dilakukan sejak anak sudah fasih membaca. Dengan pembelajaran yang menarik anak akan mudah menangkap ajaran orangtua.

Belajar tidak harus dilakukan disekolah. Anak-anak yang masih dibawah umur lima tahun adalah tanggung jawab orang tua dimana orang tua harus bisa mengajarkan anak terkait pelajaran-pelajaran yang bisa diajarkan. Dengan demikian anak akan lebih pandai mengingat semakin muda usia maka semakin mudah untuk anak menyerap pelajaran. Maka saat anak sudah fasih berbicara, ajarkan anak membaca. Namun jangan terlalu serius saat mengajarkan anak. Sebaiknya gunakan cara mengajar yang menyenangkan sambil bermain.

Cara Mengajari Anak Balita Membaca

Berikut ini adalah langkah-langkah untuk mengajari anak balita membaca.

  • Gunakan pembelajaran kata. Mengajari anak membaca tidak langsung dengan menggunakan huruf, sebaliknya gunakan pembelajaran menggunakan kata-kata. Menggunakan kata lebih bisa dimengerti oleh anak karena huruf dinilai lebih abstrak, anak tidak bisa menemukan artik hususnya. Sementara jika menggunakan kata seperti misalnya ‘kelinci’ dan memberikan gambarnya maka anak akan mudah memahami maksud kata tersebut. Gunakanlah kata yang berisi gambar agar anak bisa memahaminya dengan cepat.
  • Jangan terburu-buru. Mengajari anak membaca tidak perlu terburu-buru. Ajarilah anak dengan pembelajaran yang santai dan menyenangkan. Buatlah mimik wajah yang lucu saat mengucapkan kata perkata sehingga anak tidak bosan. Buatlah pembelajaran semenarik mungkin.
  • Ulangi sampai anak paham. Pada pembelajaran pertama jangan meminta anak untuk menghafalnya. Sebaliknya ulangi lagi untuk pembelajaran selanjutnya agar anak semakin paham. Ulangi terus sampai anak bisa hafal kata-kata yang selalu diajarkan.
  • Ganti kata satu persatu. Setelah anak bisa mengingat semua kata yang diajarkan, lalu gantilah satu kartu dengan kartu lain yang berisikan kata baru. Jangan langsung mengganti semua kartu melainkan lakukan satu kartu pada setiap pembelajaran. Sehingga tidak membuat anak lupa dengan kartu sebelumnya dan juga tidak mengejutkan dengan banyak kata-kata baru.
  • Ganti metode mengajar. Anak mungkin akan bosan dengan metode pembelajaran yang sama setiap kali mengajarinya. Agar tidak bosan dan justru malas, selalu ubah gaya mengajar. Jika melihat anak sudah terlihat bosan maka sebaiknya mengubah taktik dengan merubah pola mengajar atau mengganti metode pembelajarannya.
  • Berikan pujian atau hadiah. Pujian atau hadiah bisa memberi anak semangat untuk belajar. Maka setiap kali anak bisa menebak dengan benar gambar yang ditunjukkan, berikan minimal pujian. Diakhir pembelajaran, jika anak bisa mengingat semuanya maka berilah hadiah. Metode pemberian hadiah dan pujian ini bisa menambah semangat anak untuk melakukan pembelajaran selanjutnya.

Begitulah metode yang benar untuk mengajari anak membaca. Jika anak bisa menangkap dengan baik maka akan cepat berhasil. Selanjutnya jika anak sudah bisa mengenali berbagai kata yang ada disekitarnya maka bisa dilanjutkan dengan mengajar huruf dan membaca cerita.

About Author: