Kisah Inspiratif J. K Rowling, Penulis Legendaris Novel Harry Potter

Joanne Kathleen Rowling, yang lebih akrab dengan sapaan J. K Rowling lahir di Yate, Gloucestershire, Inggris pada tanggal 31 Juni 1965. Dengan menggunakan nama pena JK, ia menambahkan Kathleen di bagian tengah namanya karena nama asli nya hanya Joanne Rowling saja. Ayah JK Rowling yang bernama Peter James Rowling merupakan seorang insinyur di Rolls Royce dan Anne Rowling, ibunya, merupakan teknisi sains dengan darah campuran Skotlandia dan Perancis. Sejak kecil, Joanne Rowling dikenal sebagai sosok pemimpi sebab kerap menceritakan kisah dongeng yang terdengar luar biasa. Ia juga menulis kisah pertama nya pada usia 6 tahun. Kisah tersebut bercerita tentang seekor kelinci yang menderita campak. Tahukah anda siapa pendengar pertama dari kisah nya ? Pendengar pertama nya adalah Dee, adik perempuan Joanne Rowling.

Sejak kecil ia sangat menggemari dunia menulis, namun ia sempat merasa terganggu saat di sekolah dasar ia ditempatkan di sisi anak – anak yang kurang pandai oleh guru nya, padahal ia merasa dirinya pandai. Hal ini membuat nya cukup frustasi, dan merasa ternyata kisah nya sama seperti kisah tokoh dalam imajinasi nya, yaitu Severus Snape. Sementara itu beberapa guru lain nya merasa bangga akan bakat yang ia miliki karena dinilai imajinatif, menarik, dan juga inspiratif. Para guru tersebut juga meminta Joanne untuk membacakan cerita – cerita yang dibuat nya di depan kelas.

Kisah Inspiratif J. K Rowling, Penulis Legendaris Novel Harry Potter
Tahukah anda siapa pendengar pertama dari kisah nya ? Pendengar pertama nya adalah Dee, adik perempuan Joanne Rowling

Sempat mengalami beberapa cobaan dalam hidup nya, mulai dari meninggal nya sang nenek, sakit parah sang ibu, namun tidak menyurutkan semangat nya dalam mengejar cita – cita nya sebagai penulis. Di tahun 1990, pacar Joanne pindah ke kota Manchester, dan selalu menghabiskan akhir pekan bersama Joanne. Saat Joanne dalam perjalanan kembali ke London, tiba – tiba gagasan mengenai Harry Potter masuk ke dalam imajinasi nya. Ia tidak mengetahui mengapa gagasan itu tiba – tiba muncul dan ternyata menyita perhatian yang sangat besar oleh para penikmat cerita fiksi di seluruh dunia. Gagasan mengenai Harry Potter, anak kecil sebagai penyihir yang bersekolah di Hogwarts. Ia pun mulai menulis mengenai kisah tersebut.

Apartemen tempat tinggal nya sempat dimasuki oleh pencuri dan mengambil barang berharga milik mendiang ibu nya. Namun untung nya naskah berharga Harry Potter tidak diambil karena saat itu harta berharga nya adalah naskah tersebut.

Pengalaman hidup pahit yang dialami nya, mulai dari pernikahan yang singkat, tekanan hidup yang berat, dan berbagai cobaan lain nya mendorong Joanne untuk menuliskan kisah Harry Potter untuk mencapai kesuksesan. Setelah mendapat dukungan dari sang adik, Dee, ia berani untuk mencetak buku nya dan sempat mendapatkan respon negatif dan juga cacian. Namun ia terus mencoba hingga akhirnya novel tersebut dapat terwujud dan menjadi salah satu film terlaris sepanjang masa. Segala kesulitan yang dialaminya tidak membuat kegigihan nya luntur. Ia merupakan sosok wanita inspiratif yang memberikan banyak pelajaran bagi wanita – wanita di seluruh dunia.

 

About Author: